Rabu, 19 September 2012

Penyimpangan Sosial Dampak & Upaya Pencegahannya


ü  Pengertian Penyimpangan Sosial
Menurut Gillin: perilaku menyimpang dari norma serta nilai social keluarga dan masyarakat menjadi penyebab memudarnya ikatan atau soladaritas kelompok
Penyimpangan dibagi menjadi 4, yaitu:
a.       Ritualisme: penyimpangan sosial dapat terjadi bila warga masyarakat memegang teguh norma-norma yang berlaku
b.      Retreatisme: terjadi bila warga masyarakat menolak norma dan nilai social yang ada dan berusaha mencari jalan keluar
c.       Rebellion (Pemberontak): terjadi bila warga masyarakat menolak norma maupun nilai social dan ingin menggantinya
d.      Inovasi: terjadi bila warga masyarakat tidak menyetujui norma yang berlaku dan ingin mengganti baru tetapi tetap menerima nilai budaya dalam masyarakat

ü  Pelaku Penyimpangan Sosial
*      Individual: penyimpangan dilakukan oleh seseorang yang menolak nilai dan norma berlaku dalam masyarakat umum.
Faktor:
a)     Kelalaian
b)     Karakter bawaan/ penentang (antagonis)
Schopenhauer: bahwa lingkungan sekitarnya tidak ada artinya sebab tidak berdaya mempengaruhi seseorang
*      Kelompok: penyimpangan social dilakukan oleh lebih dari satu orang/ kelompok. Ex: pwlajar yang tawuran
*      Campuran: penyimpangan social dilakukan seseorang, kemauan seseorang tersebut mampu mempengaruhi orang lain dalam skala besar, secara bersama-sama untuk menentang nilai dan norma social

Menurut sifatnya pelaku penyimpangan Sosial:
a)     Penyimpangan primer: orang yang melakukannya masih dapat diterima oleh kelompok sosialnya
b)     Penyimpangan sekunder: penyimpangan dilakukan seseorang secara berulang-ulang dan mengakibatkannya cukup parah dan mengganggu orang lain

ü  Bentuk Penyimpangan Sosial/ Penyakit Sosial
v  Kejahatan
Kejahatan dilakukan terhadap UU/ peraturan pemerintah:
1.      Kejahatan sesame manusia. Ex: pembunuhan, korupsi, dsb
2.      Kejahatan dilakukan terhadap UU/ peraturan pemerintah. Ex: pemberontakan, sabotase
v  Hubungan Diluar Nikah
Menurut agama, jika pri dan wanita berhubungan seksual tanpa perkawinan yang sah maka disebut “Zina”
v  Menyalah Gunakan Narkoba
Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya. Jika konsumsi menimbulkan perubahan fingsi fisik dan psikis dan ketergantungan. Pernyalah gunaan adalah pengguna narkoba bukan untuk tujuan pengobatan, tanpa resep dan tanpa pengawasan dokter. HIV/AIDS adalah ancaman yang secara tidak langsung disebabkan oleh narkoba.
Akibat negatif penyalah gunaan narkoba:
1.      Menekan Nafsu
2.      Halusinasi/ Ilusi
3.      Menimbulkan tindakan criminal
4.      Menimbulkan infeksi akibat penggunaan jarum suntik tidak steril
v  HIV/ AIDS
Penyakit yang terjadi karena penurunan kekebalan tubuh disebabkan oleh virus HIV. Akibat perilaku penyimpangan dan tertular dari:
a.       Donor darah
b.      Pencakokan organ
c.       Sering berganti-ganti pasangan
d.      Berhubungan kelamin dengan orang tidak dikenal
e.       Berhubungan kelamin meskipun sedang sakit
f.        Penggunaan jarum suntik yang tidak steril
Tanda Penyakit HIV/ AIDS:
a.       Sering terkena flu/ batuk berkepanjangan
b.      Demam tinggi berkepanjangan
c.       Diare berkepanjangan
d.      Berat badan yang menurun dalam waktu singkat
e.       Daya tahan tubuh menurun secara berangsur-angsur
v  Alkoholisme/ Peminum Minuman Keras
Alkoholisme dapat diartikan minuman keras yang dapat memabukkan. Akibat meminum alkoholisme:
1.      Membuat orang malas
2.      Merusak kesehatan fisik dan psikis
3.      Mengganggu ketentraman masyarakat
v  Perkelahian Antar Pelajar
v  Gaya Hidup yang Tidak Wajar

ü  Sikap Empati Terhadap Penyimpangan Sosial
Koentjaraningrat: meskipun hidup buruk tetap makhluk social berbudaya, bersendikan nilai dan norma wajib berikhtiar agar hidup lebih baik.
Pengembangan sikap empati terhadap pelaku penyimpangan sosial:
o   Memperkuat dasar keimanan dan ketaqwaan
o   Memberikan pemahaman tentang ketertiban dunia
o   Meningkatkan kesadaran tentang HAM
o   Menumbuhkan rasa tanggung jawab
o   Memperkuat kesadaran hidup beragama
o   Membiasakan berperilaku baik
o   Meningkatkan kasadarab persahabatan antar bangsa
o   Meningkatkan harga diri
o   Menanam rasa tanggung jawab
o   Mengembangkan perhatian
o   Memberikan sumbangan pikiran

ü  Dampak Perilaku Penyimpangan Sosial
*      Psikologis : perhatian kejiwaan
*      Social :
1.      mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan social
2.      menimbulkan beban social, ekonomi dan psikologi bagi keluarga
3.      menghancurkan masa depan
*      Moral (Agama) :
1.      berperilaku perbuatan dosa
2.      merusak akal sehat
3.      merusak akidah, keimanan dan ketaqwaan
*      Budaya :
1.      menimbulkan drug subculture dapat mencemari nilai budaya bangsa
2.      pemenuha dorongan nafsu sepuas-puasnya atau konsumsi hedonis
3.      merusak nilai, norma dan moral bangsa
4.      merusak pranata

ü  Upaya Pencegahan Perilaku Penyimpangan Sosial
*      Peran Guru
a.       Memperhatika tingkah laku siswa yang telah menyimpang
b.      Sesekali razia dikelas yang beridentitas menyimpang
c.       Mengawasi mantan murid yang dikeluarkan
d.      Memberi PR/ tugas
*      Peran Orang Tua
a.       Mengajak untuk meningkatkan iman dan taqwa
b.      Memberi perhatian dan kasih saying tulus
c.       Mengamati jika anak berubah sikapnya
d.      Menciptakan keluarga yang harmonis
e.       Mengenali dan memperhatikan teman bermain
f.        Menyalurkan hobi dan bakat anak-anak secara positif
g.       Memperhatikan penggunaan waktu luang anak
h.      Menanamkan rasa tanggung jawab dan percaya diri
*      Peran Tokoh Agama & Masyarakat
a.       Mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan
b.      Memberikan pendidikan, pengetahuan, dan nasihat
c.       Mengisi luang para remaja
d.      Mengembangkan nilai-nilai moral
e.       Mengadakan pertemuan-pertemuan warga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar